Banyak orang berkata “Dunia
memang sudah terbalik !” dan saya yakin tentu anda pernah mendengarnya, bukan ?
. Memang dunia itu sudah terbalik, tidakkah anda memperhatikan lingkungan anda
dari mulai yang kecil saja, contohnya sekolah atau bahkan yang lebih besar..
yapp Negara. Ya kadang ada keanehan yang tentunya mengundang segudang tanya
atau bisa menjadi segelik tawa.
Tampilkan postingan dengan label Pemikiranku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemikiranku. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 01 Oktober 2011
Sebuah Sumur Tua
Suatu
sore, sore yang sunyi dan gerimis. Tiba-tiba ibuku meminta aku untuk mengambil
air dari sumur. Aku berangkat dengan membawa dua buah ember plastik dan
berjalan tanpa niat, karena aku tahu bahwa sumur itu jauh, di tengah hutan, dan
buruk rupanya dengan suasananya yang seram. Langit semakin menghitam, guntur
semakin menggelegar, hujan pun tak sudi untuk diam, namun aku terus berjalan
walau tanpa niat.
Jumat, 23 September 2011
Di mana otak kita ?
Zaman memang sudah jelas berubah, bayangkan saja Korea yang dulu biasa
saja sekarang telah diisuekan bahwa tahun 2015 negara itu hampir 95% berbasis
digital.
Tak hanya Korea, Amerika, Singapore bahkan Vietam sudah sangat maju
sekarang. Masihkah Indonesia merdeka dalam kesalah pahaman tentang perubahan
zaman dunia internasional... Ya memang saya akui tak hanya Indonesia yang
seperti ini, dan saya juga sangat mengakui saya masih sangat bodoh jika
dibanding orang asing lain.
Namun, tentunya perubahan itu juga diiringi oleh perubahan sikap dan
mental bangsa, namun yang saya sayangkan (menurut saya) bangsa Indonesia kurang
dapat dipengaruhi oleh perkembangan ini, bahkan jika dilihat dari pemerintahan
(tidak semua) sangat minim dengan adanya semangat, baik untuk kemakmuran dan
kesejahteraan bersama *hanya mementingkan kepentingan individu*
Jika dilihat dari pendidikan (karena saya seorang pelajar di Jakarta tepatnya di bangku kelas 2 SMP) saya menilai bahwa kebanyakan dari pelajar tersebut hanya dapat menyerap perkembangan yang bersifat bermain bukan proses bernalar seperti BB, PS, Game, dan bahkan sepatu. Disini saya bukan bermaksud menghina atau iri. Ya memang mereka mampu atau dalam pertanyaan biasa disebut “ duit-duit gw ngapain lo yang sewot.. ?” ya memang seperti kala waktu ada perlunya, namun perlu anda ingat bahwa saya hanya mengkritik saja tidak ada maksud lain dan perlu anda pertanyakan “ haruskah saya begini.. ?” , “ apa gunanya.. ?” , “ sebaiknya untuk apa.. ?” ya itu semua hanya anda yang bisa menjawab..
Langganan:
Postingan (Atom)